Menjelang Idul Adha, Kompetensi Juru Sembelih di Tanah Laut Ditingkatkan

Jejakkalimantan.com, Pelaihari – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, kemampuan para juru sembelih hewan kurban di Tanah Laut mulai ditingkatkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi penyembelihan halal yang digelar di Sekretariat PCNU Tanah Laut, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua IPARI Tala, KH Syarkani, dan Ketua Juru Sembelih Halal (Juleha) Tala, Syarifuddin.

Dalam pemaparannya, KH Syarkani menyampaikan materi terkait fiqih atau syariat penyembelihan hewan kurban, termasuk penggunaan pisau yang sesuai standar.

Sementara itu, Syarifuddin menekankan pentingnya seorang juru sembelih memahami fiqih penyembelihan, memastikan ketajaman pisau, serta menerapkan prinsip ihsan terhadap hewan kurban.

“Kaji fiqhnya, tajamkan pisaunya, ihsankan sembelihannya,” ujar Syarifuddin.

Rais Syuriah PCNU Tanah Laut, KH Jamaluddin Abdullah, mengatakan kegiatan tersebut didukung oleh BAZNAS Tanah Laut dengan PCNU Tala sebagai penyelenggara.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur, mulai dari perwakilan IPARI, pengurus Muhammadiyah Tanah Laut, hingga perwakilan masjid yang rutin melaksanakan ibadah kurban, seperti Masjid Syuhada, Masjid Al Manar, Masjid Al Hijriah, dan masjid lainnya.

Mereka datang dari sejumlah kecamatan di Tanah Laut, di antaranya Pelaihari, Bajuin, Takisung, Kurau, Bumi Makmur, dan Tambang Ulang. Total peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sekitar 30 orang.

“Tujuannya agar proses penyembelihan sesuai petunjuk fiqih dan syariat, serta menghadirkan narasumber yang memang memiliki sertifikasi dan kompetensi di bidang penyembelihan halal,” kata KH Jamaluddin.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, kehalalan dan keabsahan hewan kurban yang disembelih di Tanah Laut semakin terjamin dan tidak lagi menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.