Pengurus KORMI Tanah Laut 2026–2030 Dilantik, Siap Gerakkan Olahraga Masyarakat

Pelaihari – Kepengurusan baru Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Tanah Laut periode 2026–2030 didorong segera bergerak membudayakan olahraga di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan prestasi daerah.

Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli, yang akrab disapa Haji Uli, saat menghadiri pelantikan pengurus masa bakti 2026–2030 di Aula Rakat Manuntung, Kamis (30/4/2026).

Dalam sambutannya, Haji Uli menegaskan KORMI memiliki peran strategis sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat dalam berolahraga. Saat ini, terdapat 58 induk organisasi olahraga (inorga) yang bernaung di bawah KORMI Tala.

Ia berharap kepengurusan baru mampu menggerakkan seluruh potensi yang ada untuk mendorong budaya hidup sehat di masyarakat.

“Selamat bertugas kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Saya berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi kepada masyarakat Tanah Laut,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta pengurus baru segera menyusun program kerja yang terarah dan terukur. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjalankan program olahraga masyarakat secara berkelanjutan.

“Kontribusi nyata KORMI sangat dibutuhkan dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kebugaran masyarakat. Selain itu, KORMI juga diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang aktif, sehat, dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KORMI Tanah Laut, Yuni Rahman, mengatakan pihaknya akan terus merangkul para pegiat olahraga masyarakat di Tanah Laut serta membina seluruh inorga yang ada.

Ia menyebut, sebanyak 31 inorga telah siap turun ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi atau memperkenalkan  cabang olahraga masing-masing kepada pelajar.

Dalam waktu dekat, KORMI Tala juga akan menggelar seleksi sebagai persiapan menghadapi ajang tingkat provinsi.

Yuni turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan selama ini kepada KORMI Tanah Laut.

“Harapan kami ke depan sederhana. Pada Forda Kalimantan Selatan 2025 kemarin kita berada di posisi tiga besar. Ke depan kami ingin naik peringkat, misalnya posisi dua, minimal tidak turun. Karena mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada merebutnya,” tuntasnya.