Jejakkalimantan.com, Pelaihari – Ketua PABPDSI Kabupaten Tanah Laut menekankan pentingnya penguatan kapasitas pengawasan perangkat desa demi terciptanya sinergi pembangunan daerah.
Pernyataan ini menyusul rangkaian agenda peningkatan kapasitas aparatur desa se-Kabupaten Tanah Laut yang berlangsung di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat.
Kegiatan yang diikuti oleh 129 Kepala Desa tersebut telah memasuki tahapan pendalaman materi pada Selasa (14/04/2026) lalu, dengan fokus pada penguatan manajerial dan tata kelola birokrasi desa yang akuntabel.
Ketua Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Tanah Laut, Gunarso, menegaskan bahwa melalui pembekalan intensif tersebut, BPD diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan profesional sebagai mitra sejajar Kepala Desa.
“BPD itu harus berani dalam menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana arahan Bupati. Posisi BPD itu setara, ya, berimbang antara Pemerintah Desa dan BPD agar pengawasan bisa berjalan maksimal,” ujar Gunarso saat diwawancarai di Kantin Pemda Tala, Selasa (12/5/2026).
Meskipun terdapat sejumlah kendala teknis terkait pengadaan sarana penunjang seperti kendaraan operasional, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini bertujuan agar program strategis Bupati Tanah Laut dapat dipahami secara merata hingga ke tingkat akar rumput tanpa adanya ketimpangan informasi.
”Bupati mengharapkan BPD dan Pemerintah Desa itu sejalan. Jangan sampai ada ketimpangan pengetahuan di desa, karena jika pengetahuannya kurang, maka sasaran program pembangunan Bupati tidak akan masuk atau tidak tercapai,” jelasnya.
Menutup keterangannya, Gunarso menyambut positif dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten terhadap peningkatan kapasitas melalui dosen-dosen berpengalaman dari IPDN. Dengan bekal pengetahuan yang mumpuni, pengawasan terhadap jalannya birokrasi desa dipastikan akan semakin tajam.
Menutup keterangannya, Gunarso menyambut positif dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten terhadap peningkatan kapasitas melalui dosen-dosen berpengalaman dari IPDN. Dengan bekal pengetahuan yang mumpuni, pengawasan terhadap jalannya birokrasi desa dipastikan akan semakin tajam.
“Saya sangat menyambut baik karena ini menyangkut peningkatan SDM di desa. Dengan adanya Bintek kemarin, teman-teman lebih mengerti tugas pokok dan fungsinya. Karena didukung penuh oleh Bupati, otomatis kita mau tidak mau harus belajar dan berani mengawasi,” pungkasnya.








